TSMC dan GlobalFoundries Perluas Teknologi Interposer untuk Mendukung Pengemasan Chip AI

TSMC dan GlobalFoundries mengumumkan kerja sama strategis pada 8 Oktober 2026 untuk memperluas produksi silicon interposer yang digunakan dalam pengemasan chip kecerdasan buatan. Kesepakatan senilai sekitar US$2 miliar ini menjadi perkembangan penting dalam industri teknologi semikonduktor karena kebutuhan chip AI terus meningkat. GlobalFoundries akan mengembangkan kapasitas manufaktur di Malta, New York, untuk memasok komponen interposer bagi ekosistem pengemasan CoWoS milik TSMC. Teknologi tersebut memungkinkan prosesor dan memori berkecepatan tinggi terhubung dalam satu paket chip. Kerja sama ini diharapkan memperkuat rantai pasokan semikonduktor sekaligus mendukung pertumbuhan infrastruktur AI dan komputasi berkinerja tinggi.
Kerja Sama Teknologi Semikonduktor TSMC dan GlobalFoundries pada 2026
Produsen teknologi semikonduktor TSMC dan GlobalFoundries memperkenalkan perjanjian produksi untuk mengembangkan fasilitas pembuatan silicon interposer. Kolaborasi tersebut diumumkan dengan nilai kurang lebih US$2 miliar dan dirancang guna memperkuat pasokan komponen semikonduktor. Berdasarkan kemitraan manufaktur ini, GlobalFoundries direncanakan memberikan layanan produksi silicon interposer untuk ekosistem CoWoS milik TSMC. Teknologi penghubung ini berfungsi sebagai elemen penting dalam menyatukan beberapa chip dalam satu paket. Melalui perluasan tersebut, industri diharapkan lebih mampu menghadapi peningkatan penggunaan chip berkinerja tinggi.
Pengumuman tersebut memperlihatkan meningkatnya perhatian terhadap teknologi advanced semiconductor packaging. Seiring pertumbuhan kecerdasan buatan, performa chip tidak hanya bergantung proses fabrikasi transistor. Kapasitas koneksi antara prosesor dan memori juga menjadi faktor penting. Dengan mempertimbangkan kebutuhan ini, sistem pengemasan berlapis semakin dibutuhkan dalam perancangan chip high-performance computing. Perjanjian manufaktur tersebut diharapkan memperluas fleksibilitas rantai pasokan industri untuk kebutuhan perangkat AI masa depan.
Memahami Teknologi Interposer untuk Menghubungkan Prosesor dan Memori
Komponen interposer berbahan silikon adalah lapisan penghubung berpresisi tinggi yang digunakan sebagai penghubung antara sejumlah die dengan bagian dasar kemasan. Ketika beberapa chip digabungkan, interposer menyediakan jalur koneksi dengan susunan yang rapat. Rangkaian penghubung tersebut membantu mengalirkan data antara prosesor komputasi dan komponen high-bandwidth memory. Jika menggunakan jalur komunikasi konvensional, rancangan ini membantu menghadirkan hubungan listrik yang lebih rapat. Kemampuan penghubung tersebut memungkinkan pengembangan kinerja pertukaran informasi pada sistem komputasi AI.
Pada akselerator AI modern, kecepatan akses memori merupakan kebutuhan utama. Aplikasi pemrosesan kecerdasan buatan mengandalkan akses cepat terhadap memori. Jika pertukaran data menjadi hambatan, kemampuan prosesor dapat tidak dimanfaatkan sepenuhnya. Dengan dukungan lapisan penghubung silikon, chip komputasi dan HBM memiliki jalur komunikasi yang lebih rapat. Konfigurasi pengemasan tersebut merupakan komponen strategis dalam desain GPU untuk AI. Meskipun menawarkan berbagai keuntungan, hasil penggunaan masih dipengaruhi oleh desain prosesor dan memori.
Peran Chip-on-Wafer-on-Substrate untuk Chip AI Modern
Platform advanced packaging penting dalam perluasan produksi interposer adalah CoWoS atau Chip-on-Wafer-on-Substrate. Sistem integrasi semikonduktor tersebut memungkinkan penyatuan prosesor dan memori dalam satu paket berperforma tinggi. Melalui pendekatan 2.5D, chip pemrosesan dan memori bandwidth tinggi memiliki komunikasi langsung melalui interposer. Rancangan tersebut semakin relevan untuk pembuatan prosesor pusat data. Dengan semakin meningkatnya penggunaan sistem pemrosesan skala besar, ketersediaan teknologi integrasi tersebut memerlukan perluasan berkelanjutan.
Peningkatan kemampuan advanced packaging memerlukan lebih dari fabrikasi prosesor. Tahapan pengemasan modern juga memerlukan interposer berkualitas tinggi, validasi manufaktur, dan penyatuan berbagai die dalam satu kemasan. Pada rantai manufaktur ini, GlobalFoundries berperan dalam memproduksi silicon interposer untuk memperkuat layanan pengemasan CoWoS. Kemitraan produksi tersebut diharapkan membantu mengatasi keterbatasan pada pasokan interposer. Walaupun kapasitas baru direncanakan, proses ekspansi tidak terjadi secara langsung karena kualitas komponen harus memenuhi standar teknis.
Investasi Teknologi Semikonduktor untuk Memperkuat Rantai Pasokan
Dalam kesepakatan terbaru, GlobalFoundries berencana meningkatkan kapasitas produksi silicon interposer di kompleks manufaktur perusahaan di Amerika Serikat. Pengembangan kapasitas tersebut bertujuan membangun sumber pasokan interposer berbasis Amerika Serikat. Menurut pengumuman perusahaan, lokasi produksi itu diharapkan menyediakan sumber pertama interposer silikon di AS untuk kebutuhan CoWoS. Ekspansi manufaktur tersebut berpotensi meningkatkan fleksibilitas produksi semikonduktor bagi sistem AI.
Tidak hanya menambah sumber pasokan, GlobalFoundries juga menyiapkan teknologi interposer yang dapat mengintegrasikan embedded deep trench capacitor atau eDTC. Teknologi kapasitor tertanam ini memiliki peranan dalam penyediaan kapasitansi pada interposer. Dalam sistem komputasi modern, fluktuasi permintaan arus listrik harus ditangani melalui jaringan distribusi daya yang baik. Melalui dukungan eDTC, arsitektur sistem berpotensi mendukung pengurangan gangguan tegangan. Walaupun memiliki keuntungan teknis, hasil akhirnya tetap bergantung oleh kebutuhan prosesor.
Peluang Teknologi Semikonduktor untuk Mendukung Infrastruktur Masa Depan
Pertumbuhan industri AI meningkatkan kebutuhan akselerator komputasi. Perusahaan penyedia layanan cloud mengandalkan perangkat pemrosesan yang semakin kuat untuk mendukung pelatihan serta inferensi kecerdasan buatan. Ketika digunakan untuk pekerjaan AI, efisiensi komunikasi data memiliki pengaruh besar kelancaran pemrosesan. Melalui peningkatan kapasitas interposer, industri berpotensi memperoleh dukungan komponen lebih besar. Langkah manufaktur tersebut belum tentu langsung mengubah kinerja prosesor, tetapi berpotensi mendukung produksi teknologi pengemasan yang dibutuhkan.
Tidak hanya berkaitan dengan GPU AI, teknologi interposer dapat digunakan pada sistem high-performance computing. Pendekatan desain berbasis beberapa die membantu perancang menyatukan komponen dengan fungsi berbeda dalam arsitektur perangkat yang saling terhubung. Dengan pendekatan tersebut, komponen logika dan memori memungkinkan penyesuaian arsitektur. Namun demikian, penerapan interposer berdensitas tinggi membutuhkan perencanaan matang. Kebutuhan pendinginan, kualitas koneksi, serta biaya produksi menjadi faktor penentu agar sistem bekerja secara andal.
Masa Depan Teknologi Interposer untuk Pengemasan Chip AI
Kemitraan TSMC dan GlobalFoundries menjadi perkembangan penting dalam teknologi pengemasan chip modern. Melalui perjanjian senilai sekitar US$2 miliar, GlobalFoundries ditargetkan menambah kapasitas silicon interposer di Malta, New York, untuk memperkuat kebutuhan pengemasan chip AI. Sistem penghubung tersebut menjadi bagian strategis dalam membangun komunikasi rapat antarkomponen semikonduktor. Sekalipun realisasi manufaktur memerlukan beberapa tahapan, langkah ini diharapkan membantu fleksibilitas produksi industri. Bagaimana pendapat Anda, apakah integrasi chip berbasis silikon akan semakin menentukan perkembangan prosesor AI? Silakan bagikan pendapat Anda mengenai perluasan industri semikonduktor.








